Darah Tinggi

Penyakit Darah Tinggi

Darah tinggi merupakan keadaan di mana tekanan darah sama atau melebihi 140 mmHg sistolik atau diastolik lebih dari 90 mmHg pada seseorang yang tidak minum obat antihipertensi.
Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) milik Kemenkes RI tahun 2013 menunjukkan bahwa 25,8 persen penduduk Indonesia mengidap hipertensi atau darah tinggi. Laporan Survei Indikator Kesehatan Nasional (Sirkesnas) menunjukkan angka pengidapnya meningkat jadi 32,4 persen.
Darah tinggi sering dijuliki“silent killer” karena penyakit ini tidak  selalu menimbulkan  gejala namun  menyebabkan  komplikasi yang berbahaya misalnya  penyakit jantung.
Jika tidak terdeteksi awal dan terobati tepat waktu, hipertensi dapat mengakibatkan komplikasi serius penyakit jantung koroner, gagal jantung, stroke,gagal ginjal, kebutaan, diabetes, dan banyak penyakit berbahaya lainnya. Stroke (51%) dan Penyakit Jantung Koroner (45%) merupakan penyebab kematian utama akibat darah tinggi  di Indonesia.

Penyebab Darah tinggi

  1. Sebagian besar ( 90%) dari penderita tekanan darah tinggi tidak diketahui penyebabnya.
  2. 10% penderita hipertensi disebabkan oleh, adanya tumor pada ginjal atau gangguan hormonal

Gejala Darah Tinggi

Tanda dan gejala seseorang menderita darah tinggi adalah
  1. Sebagian besar penderita darah tinggi tidak memiliki gejala.
  2. Beberapa penderita mengeluhkan:
    • Nyeri kepala
    • Pandangan buram
    • Berdebar-debar

Klasifikasi Tekanan Darah Manusia

Tekanan darah diklasifikasikan sebagai berikut:
Klasifikasi
Tekanan darah Sistolik ( mmHg)
Tekanan Darah Diastolik ( mmHg)
Normal
<120 dan
<80
Prehipertensi
120-139
80-89
Hipertensi stage 1
140-159
90-99
Hipertensi stage 2
>=160
>- 100
Hipertensi sitolik terisolasi
>140
<90

Cara Penanganan Penyakit Darah Tinggi

Darah Tinggi











Cara menangani penyakit darah tinggi bisa dimulai dengan:
  1. Modifikasi gaya hidup
Modifikasi gaya hidup antara lain dilakukan dengan cara: Diet  rendah garam (< 6 gram NaCL per hari), perbanyak buah sayur, dan susu rendah lemak jenuh, membatasi konsumsi alkohol, Olahraga aerobik rutin.
2. Lalu, mengonsumsi obat-obatan darah tinggi sesuai dengan resep  dokter.

Disadur dari : www.sayasehat.id

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Manfaat susu kedelai

Luka Bakar

Minyak Ikan