vitamin D
VitaminD
Vitamin D merupakan salah satu vitamin larut lemak dan merupakan salah satu nutrisi yang dibutuhkan tubuh untuk membantu penyerapan mineral seperti kalsium dan fosfat.Fungsi dari kalsium dan fosfat sendiri merupakan sumber mineral untuk membentuk dan memelihara tulang dan gigi, Selain itu, kalsium dan fosfat juga berperan untuk mencegah kerapuhan tulang.
Kebutuhan vitamin D dapat diperoleh dari berbagai sumber makanan seperti telur, daging , ikan, susu, sayuran hijau dan buah-buahan. Vitamin D dari sumber makanan tersebut diserap tubuh dan disimpan di lapisan bawah kulit dalam bentuk dehidrokolesterol yaitu vitamin D yang tidak aktif.

Agar tubuh dapat memanfaatkan vitamin D, dehidrokolesterol harus diaktivasi dengan bantuan sinar matahari menjadi vitamin D aktif. Oleh sebab itu kita perlu berjemur atau melakukan aktivitas di luar ruangan untuk mendapatkan manfaat dari sinar matahari yang akan mengaktifkan vitamin D dalam tubuh.
Vitamin D aktif dapat dimanfaatkan tubuh untuk membantu penyerapan kalsium dan fosfat di saluran cerna yang bersumber dari asupan makanan.
Pada anak-anak defisiensi atau kekurangan vitamin D akan menyebabkan berbagai gangguan pertumbuhan seperti lambatnya pertumbuhan, pertumbuhan kaki bengkok, lunaknya tulang tengkorak, kejang dan kaku otot. Pada orang dewasa kekurangan vitamin D dapat menyebabkan pengeroposan tulang yang mengakibatkan tulang rapuh dan mudah patah.
Selain dari sumber makanan, vitamin D dapat diperoleh dari suplemen makanan yang mengadung vitamin D. Vitamin D yang ada di pasaran umumnya berbentuk cair, tablet maupun kapsul. Dosis harian vitamin D yang disarankan adalah 25 mikrogram perhari.
Suplemen yang mengandung vitamin D aman dikonsumsi dalam takaran yang disarankan, tetapi konsumsi suplemen vitamin D yang berlebihan dapat menyebabkan berbagai gangguan. Secara umum kelebihan vitamin D menyebabkan tingginya penyerapan kalsium. Kadar kalsium yang tinggi dalam darah inilah yang menyebabkan berbagai gangguan dalam tubuh antara lain :
1. Gangguan metabolisme
Gangguan metabolisme yang sering timbul antara lain adalah gangguaan pencernaan, letih, sakit kepala, dan dehidrasi karena kadar kalsium berlebih dalam darah menyebabkan intensitas buang air kecil meningkat.
2. Kerusakan ginjal
Meningkatnya kadar kalsium dalam darah menyebabkan kerja ginjal dalam menyaring darah menjadi lebih berat. Penumpukan mineral kalsium berlebih dalam ginjal pada waktu yang lama dapat memicu kerusakan ginjal.
3. Gangguan jantung
Kadar kalsium yang tinggi dalam darah dapat menyebabkan penyumbatan pembuluh darah, tersumbanya pembuluh darah membuat kerja jantung untuk memompa darah menjadi lebih berat. Hal ini akan memicu pembesaran otot jantung, sementara penyumbatan pembuluh darah dapat menyebabkan kerusakan pembuluh darah dan meningkatkan resiko penyakit stroke.
Untuk memenuhi asupan vitamin D harian sebaiknya makan-makanan yang mengandung vitamin D, tetapi bila asupan vitamin D dari makanan dirasa kurang, anda dapat mengkonsumsi suplemen yang mengandung vitamin D. Konsultasikan dengan dokter atau tenaga kesehatan lain sebelum membeli dan mengkonsumsi suplemen yang mengandung vitamin D.
Disadur dari : www.sayasehat.id
Komentar
Posting Komentar