Senam Aerobik

Senam Aerobik

Senam aerobik sering dikenal sebagai senam “cardio (jantung)”. Olah raga ini memerlukan pemompaan darah yang berisi oksigen dari jantung untuk mengantarkan oksigen ke otot yang digerakan.
Senam aerobik adalah serangkaian gerakan dengan irama yang telah dipilih dengan durasi tertentu kegiatan ini biasanya dipandu oleh instruktur dan para peserta akan mengikuti gerakan yang dipraktikan oleh instruktur tersebut. Dengan gerakan yang berkelanjutan, senam aerobik dapat menstimulasi dan memperkuat jantung dan paru-paru. Gerakan senam aerobik juga sering diulang dan melibatkan beberapa otot besar.
Senam aerobik memiliki karakteristik intensitas yang dapat membantu Anda memutuskan gerakan mana yang paling sesuai dengan tujuan kebugaran dan kemampuan fisik Anda, diantaranya adalah:
Low impact adalah senam aerobik yang dilakukan dengan intensitas aliran gerakan yang  ringan atau lambat. Dampak dari aktivitas low impact membuat tubuh menjadi bugar. Low impact cenderung membakar lebih sedikit kalori daripada high impact, dalam 30 menit dapat membakar 165 untuk orang dengan berat badan 63 kg, menurut Harvard Health Publications.
High impact adalah senam aerobik yang dilakukan dengan intensitas aliran gerakan yang keras atau cepat. Gerakan ini dapat berupa kerja kardiovaskuler (jantung) yang berat. Senam aerobik high impact cenderung membakar lebih banyak kalori daripada low impact, namun kemungkinan terjadinya cedera selama sesi ini lebih tinggi dari pada low impact. Latihan ini lebih tidak disarankan bagi pemula dan lansia  guna mencegah cedera yang berlebihan dari aktivitas high impact.
Mix impact adalah gabungan dari low impact dan high impact. Dalam aktivitas mix impact ini sebagian waktu aerobik digunakan untuk gerakan low impact dan sebagiannya lagi digunakan untuk gerakan high impact.

Gerakan Senam Aerobik

Gerakan senam aerobik dibagi 3 yaitu;
  1. Pemanasan atau warming up. Pemanasan merupakan gerakan yang diperlukan untuk mempersiapkan kondisi emosional, psikologis, dan fisik untuk melakukan latihan. Pemanasan bertujuan untuk meningkatkan denyut jantung secara bertahap, meningkatkan suhu tubuh, mempersiapkan otot dan persendian dan meningkatkan sirkulasi cairan tubuh.
  2. Gerakan inti. Merupakan bentuk gerakan aktif dan mengikuti alur tertentu. Gerakan inti bertujuan untuk menguatkan otot-otot tubuh dan melatih koordinasi gerak antar anggota tubuh.
  3. Pendinginan. Pendinginan sama pentingnya dengan pemanasan. Gerakan ini perlahan-lahan diperlambat intensitasnya sebelum akhirnya sesi senam aerobik selesai. Pendinginan diperlukan untuk menormalkan kembali frekuensi denyut jantung dan suhu tubuh yang meningkat.

Manfaat Senam Aerobik

Manfaat senam aerobik diantaranya:
  Meningkatkan daya tahan jantung dan paru-paru
  Meningkatkan kelenturan tubuh
  Memperbaiki komposisi tubuh
  Meningkatkan daya ingat
  Meningkatkan daya tahan tubuh
  Dalam sebuah penelitian baru, gerakan aerobik menghasilkan peningkatan terbesar dalam kepadatan tulang kaki, tulang belakang, dan tumit, sementara pada tulang pinggul dengan latihan beban.
Disadur dari : www.sayasehat.id

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Manfaat susu kedelai

Luka Bakar

Minyak Ikan